WAYANG GOLEK

 




Sejarah Wayang Golek

Wayang adalah bentuk seni pertunjukan yang tumbuh dan berkembang di Jawa Barat. Munculnya kesenian wayang kayu lahir dan berkembang di wilayah pesisir utara Pulau Jawa dimana pada awal abad ke-17. Dikarenakan masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timut terlebih mengenal wayang kulit. Namun wayang golek menarik hati santri Cirebon yang sedang berkujung atau berguru ke wilayah Sunan Kudus. Yang akhirnya ide wayang golek di bawa ke Cirebon. Yang dimana wayang menjadi suatu hiburan masyarakat. Yang dimana dulu hanya menjadi tontonan bangsawan


Pengertian Wayang Golek
Adanya berbagai tanggapan orang dalam pengertian wayang golek

Menurut Kamus Bahasa Indonesia
Wayang merupakan pelaku atau orang suruhan yang bergeraak sesuai dengan keinginan orang lain.

Menurut R.T. Josowidagdo
Wayang merupakan bayangan atau ayang-ayang. Sebab, yang kita lihat saat pertunjukan drama adalah bayangannya pada kelir. 

Menurut Doktor Th. Piqued
Wayang merupakan boneka yang ditampilkan dalam suatu pertunjukan, yang mengandung berbagai nasihat tentang sikap yang harus dimiliki manusia dalam kehidupan ini

Fungsi Wayang Golek 

Fungsi Wayang Golek di tengah-tengah masyarakat mempunyai kedudukan yang sangat terhormat. Di samping sebagai sarana hiburan yang sehat, ia juga berfungsi sebagai media penerangan dan pendidikan. Baiak itu tentang moralitas, etika, adapt istiadat atau religi


  • Sebagai wadah untuk melestarikan budaya daerah serta cerita-cerita tradisional.
  • Sebagai penggambaran antara dua kelompok yang berbeda yaitu kelompok dengan watak yang baik dan kelompok dengan watak buruk.
  • Sebagai sarana untuk menanamkan jiwa sosial karena biasanya pagelaran wayang diadakan besar-besaran dan mengumpulkan banyak masyarakat.
  • Sebagai media untuk hiburan rakyat.
  • Sebagai sarana pendidikan budi pekerti karena memberikan pesan-pesan dan amanat di dalam ceritanya.




Komentar

Postingan Populer